17 Poyek Tol Yang Akan Sebagai Proyek Strategis Perdagangan

0

Jakarta – Pemerintah kembali akan menambahkan belasan ruas jalan Tol sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang telah tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 3 2016 Tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Data yang kami dapatkan dari Badan Pengatur Jalan Tol telah di setujuin dan akan segera akan masuk kedalam daftar pembangunan.

Herry Trisapura Zuna selaku kepala BPJT saat ini mengungkapkan bahwa kami telah memberikan daftar 17 ruas tol dan seluruh surat yang kami ajukan sudah memenuhi syarat izin teknis yang sudah sesuai dengan kriteria dasar untuk dimasukkan kedalam daftar PSN .Pihak kami telah mengajukan 26 ruas tol tetapi yang di terima hanya 17 ruas tol yang memenuhi syarat.

Dengan disetujukannya proyek tersebut maka pihak kami akan mendapatkan prioritas ataupun jaminan dana talangan seperti talangan lahan oleh Lembaga Manajeman Aset Negara (LMAN) dalam proyek tol sehingga pembangunan dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang telah di janjikan kepada pemerintah dan masyarakat.

Berikut 17 ruas tol yang akan di bangun dengan memakan biaya total sebesar Rp.232.06 Triliun dengan panjang 1.533,1 Km.meliputi seluruh wilayah Indonesia.

1. Pasuruan – Probolinggo 31,3 km (Rp 3,55 triliun)
2. Probolinggo – Banyuwangi 170,36 km (Rp 18,4 triliun)
3. Krian-Legundi-Bunder-Manyar 39 km (Rp 7 triliun)
4. Jakarta – Cikampek II (elevated) 36,4 km (Rp 14,13 triliun)
5. Jakarta – Cikampek II sisi selatan (Jatiasih-Cipularang-Sadang) 64 km (Rp17,77triliun)
6. Yogyakarta – Solo 40,49 km (Rp 2,33 triliun)
7. Semarang – Demak 23,99 km (Rp 2,96 triliun)
8. Sukabumi – Ciranjang – Padalarang 61 km (Rp 5,03 triliun)
9. Sigli – Banda Aceh 75 km (Rp 12,94 triliun)
10. Binjai – Langsa 110 km (Rp 18,82 triliun)
11. Tebing Tinggi – Pematang Siantar – Parapat – Tarutung – Sibolga 200km                          (Rp19,77triliun)
12. Bukit Tinggi – Padang Ginjang – Lubuk Alung – Padang 55 km (Rp 7,87 triliun)
13. Rantau Prapat – Kisaran 100 km (Rp 17,13 triliun)
14. Langsa – Lhokseumawe 135 km (Rp 21,76 triliun)
15. Lhokseumawe – Sigli 135 km (Rp 21,78 triliun)
16. Pekanbaru – Bangkinang – Payakumbuh – Bukit Tinggi 185 km (Rp 28,72 triliun)
17. Yogyakarta – Bawen 71,56 km (Rp 12,1 triliun)

Share.

About Author

Leave A Reply