Tanda-Tanda Usus Buntu

0

Gejala Dari Penyakit Usus Buntu

FaktaNKRI.com – Apendisitis atau yang umum dikenal dengan usus buntu merupakan salah satu penyakit yang memerlukan operasi atau pembedahan sebagai langkah penyembuhannya. Sakit yang datang menyerang kadang hilang dengan sendirinya sehingga banyak yang meremehkan penyakit yang satu ini.

Namun ketika sakitnya datang menyerang akan menimbulkan rasa sakit yang sungguh luar biasa dan merepotkan. Maka dari itu lebih baik ketahuilah beberapa gejala dari penyakit usus buntu ini.

Gejala-gejala usus buntu

apabila sering mengalami sakit pada bagian perut maka cobalah untuk di periksa apakah sakitnya kerena gejala akan usus buntu atau bukan.

** Rasa sakit pada bagian pusar ataupun ulu hati kadang-kadang bisa datang tiba-tiba namun bisa segera hilang dengan sendirinya.

** Next, anda akan merasakan sakit pada bagian abdomen pada bagian sisi kanan dalam beberapa jam setelah datangnya gejala pertama tadi. Sakit ini di sertai dengan demam tinggi terhadap si penderita. Suhu bandan bisa mencapai hingga 39 derajat bahkan lebih.

** Sakit pada bagian perut di sertai dengan rasa mual dan juga kembung. Rasa mual ini bisa menyebabkan muntah-muntah pada si penderita apabila lambung terisi dengan penuh.

Cek Ke Rumah Sakit Penyakit Usus Buntu

Dalam memastikan apakah gejala yang merupakan akan adanya penyakit usus buntu, silahkan konsultasi ke dokter untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Bisa juga dilakukan menggunakan USG pada bagian abdomen, radiologic, serta urine.

Saat diperiksa urine, di lakukan pengecekan jumlah leukosit ataupun eritrosit pada apendiks melebihi batasan normal atau tidak. Kelebihan jumlah eristrosit dan leukosit dapat mengindikasikan adanya peradangan pada apendiks.

Lakukan Operasi

Untuk mendapatkan penyembuhan, jalan terbaik adalah melakukan operasi. Terdapat 2 cara dalam operasi usus buntu.

Pertama, disebut dengan Apendiktomi Konvensional dan yang kedua dengan cara Apendiktomi Laparoskopik.

Apendiktomi Konvensional yang di lakukan terhadap pasien yang memiliki berat badan normal. Sedangkan untuk Apendiktomi Laparoskopik dilakukan bagi mereka yang memiliki kelebihan berat badan.

Operasi ini tidak bisa di lakukan secara langsung, karena kondisi tubuh pada pasien harus membaik atau stabil baru bisa di lakukan pembedahan. Syarat dalam dilakukannya operasi suhu tubuh pasien tidak boleh mencapai lebih dari 38 derajat celcius, pembuangan urine yang normal adalah 1-2ml/kg setiap jamnya dan 120kali/menit denyut nadi pada pasien.

Share.

About Author

mm

Leave A Reply