Kapolri Tito : Saat Lakukan Pemeriksaan oleh Polri Jangan Bawa Massa

0

FaktaNKRi – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan kepada pihak yang akan dilakukan pemeriksaan atas bentrokan yang terjadi antara Front Pembela Islam (FPI) dengan LSM Gerakan MAsyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Jawa Barat beberapa waktu lalu. Bentrokan tersebut terjadi setelah Ketua FPI Habib Rizieq baru selesai melakukan pemeriksaan di Kantor Polda Jawa Barat atas tududuhan penghinaan Pancasila oleh masyarakat Jawa Barat.

Maka dari itu Tito menjelaskan kepada pihak manapun dan kepada siapapun yang di panggil Polisi untuk pemeriksaan agar tidak membawa massa.Karena massa yang datang jika dalam jumlah besar akan lebih mudah terjadi pergesekan dengan akhir saling serang.

“Saya berharap sebaiknya jika ada panggilan tolonglah jangan jadikan massa sebagai mobilisasi karena jika menggunakan mobilisasi massa akan dapat mudah membentuk Psikologi massa” ujar Tito di Mapolda Metro Jaya.

Tito juga menjelaskan bahwa Psikologi massa yang banyak itu lebih bersifat irasional, selain itu mereka juga lebih mudah terprovokasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab berbeda dengan individual yang dapat berpikir rasional dan logis.Lagipula untuk mengunpulkan massa 100-1000 orang itu bukan sesuatu yang mudah jadi harapan saya datanglah hanya dengan Lawyer masing-masing.

Menurut Tito dengan cara mengarahkan massa itu juga seolah-olah menekan dan memaksa kinerja penyidik saat bertugas, Tito juga menjelaskan bahwa polisi yang menangani kasus tersebut pasti akan bekerja secara profesional dan independen jadi tidak perlu takut akan kecurigaan lain.

Tutup kata Tito ini merupakan kasus yang sangat sensitive dari semua kalangan yaitu kasus penghinaan Ideologi Negara Indonesia (Pancasila), jadi ada baiknya janganlah  dipancing dengan pengerahan massa yang akan memancing kegaduhan antara Pro dan Kontra.

Share.

About Author

Leave A Reply