Parah! Ketahuan Ngambil Penumpang Sopir Taksi Online Ditelanjangi di Bandara Adisutjipto

0

Seorang pengemudi taksi online mendapat perlakuan tak menyenangkan saat menjemput penumpang di Bandara Adisutjipto, Yogyakarta. Pengemudi tersebut ditelanjangi oleh sejumlah orang, sebagai bentuk hukuman.

Hukuman tersebut lantaran si pengemudi mengangkut penumpang dari bandara. Dalam video yang diunggah akun facebook Valentino Prayudianto, terlihat sopir tersebut bertelanjang dada, hanya mengenakan celana pendek dan sandal jepit.

Di video tersebut juga terdengar suara lelaki yang berteriak “Saya mohon ampun, tidak akan mengulangi lagi”.

Masih dalam video tersebut, lelaki itu duduk di kursi yang diletakkan di tengah-tengah, sementara banyak masyarakat berlalu-lalang.

Sedangkan foto lainnya, ia tampak berdiri di salah satu depan loket dan banyak masyarakat yang melihatnya.

“Sungguh biadab mempermalukan seseorang ditempat publik bandara Adiucipto, Kami colony JSF sesama driver online mengutuk perbuatan ini, setidaknya seandainya driver melakukan kesalahan bisa diproses melalui pasal yang berlaku. Kami mecari uang dengan halal dan tidak merampas aset negara.#SaveJogjakarta #SaveTaxiOnline #JogjaBerbudaya,”tulisnya dalam keterangan foto dan video.

Alhasil netizen pun ramai-ramai berkomentar menanggapi kejadian tersebut yang sebagian besar mengecam adanya hukuman seperti itu.

“Tuntutan balik aja. Emang yang memberi rezeki kamu. Allah yang punya. Kok begitu kemampuan ya. Tuhan aja gak sekejam itu. Dia malah yang punya semuanya di atas Bumi ini,”seru Doedie Dodi.

“Sangat tidak bermoralll…Kalo saya yaang ditangkap saya lawan itu sampai Tuhan memanggil saya. Itu sudah mengjinjak-injak harga diri,”timpal Ahmad Kartadi.

“Keterlaluan kasihan beliau cari nafkah buat anak istri supaya nggak lapar, coba bayangin andai possi beliau diganti Anda, nangis batin bro,”tambah Sigit Prabowo.

“Yang harus bertanggungjawab adalah kepala bandara dan seluruh aparat keamanan di bandara, karena walaupun dia salah, bandara bukan tempat untuk menghakimi dan menindas orang. Bikin malu saja,”tulis Wijaya Tan.

Share.

About Author

Leave A Reply